Computer 101 – Motherboard

Hay sob, selamat datang di postingan Computer 101, di dalam beberapa series postingan kedepan, saya akan mebahas mengenai komputer khususnya part part serta teknologi yang berkembang saat ini. Untuk sesi pertama ini saya akan membahas mengenai Motherboard atau juga yang sering disebut dengan mainboard.

Motherboard / mainboard merupakan tempat dimana semua komponen komponen komputer seperti processor, graphic card, RAM disatukan menjadi sebuah komputer.

Sebagian sudah kenal dong yang namanya PCB atau printed circuit board yang banyak digunakan di perangnkat elektronik maupun listrik. Nah, motherboard ini juga merupakan salah satunya.

Dalam motherboard biasanya memiliki 6 hingga 14 layer fiberglass yang masing masing sudah digambar jalurnya, jalur jalur ini lah yang menghubungkan satu komponen dengan komponen lainnya.

Motherboard kelas atas biasanya menggunakan komponen yang lebih baik kualitasnya dan layer yang dimilikinya tentu lebih banyak untuk menampung berbagai macam komponen. Nggak jarang kan kita temui motherboard yang memilik slot ram hingga 8 baris, dan PCIe hingga 3 slot.

Baca Juga :   Ngintip daleman Redmi Note 8 Pro

Itulah yang membedakan Motherboard mahal dan yang biasa, yang biasa nggak terlalu banyak komponen yang bisa di gunakan sekali waktu, misalkan hanya ada 2 slot ram yang berjalan paralel, mapun slot VGA yang hanya 1 biji.

Motherboard terbagi menjadi bebebrapa form factor atau ukuran, yang umum digunakan adalah ITX dan ATX.

Motherboard Formfactor – Wikipedia

ATX dikembangkan ileh Intel pada tahun 1995, form factor ini yang paling sering kita jumpai pada komputer rakitan, ukuranya besar (12 x 9,6 inci) sehingga mampu menampung banyak slot komponen. Versi yang lebih besarnya adalah EATX.

Ukuran ATX yang lebih kecil dikenal dengan nama MicroATX, ukuranya hanya sebesar 9,6×9,6 inchi, bagi sobat yang ingin pc dengan ukuran kompak, bisa memilik motherboard yang ber form factor MicroATX.

Selanjutnya ada MiniITX, beda dengan ATX yang dikembangkan oleh intel, ITX dikembangkan oleh Via Technology. Buat kamu nih yang sudah berkecimpung lama di dunia perkomputeran pasti nggak asing dengan nama Via.

Ukuran motherboard mini ITX jauh lebih kecil dibandingkan dengan MicroATX, motherboard mini memiliki dimensi hanya 6,7 x 6,7 inch atau sekitar 16cm saja. Buat kamu yang inigin punya komputer yang super mini, form factor ini cocok deh buat sobat.

Baca Juga :   yang baru di MIUI 10.2

Jaman dulu nih, komponen utama penyusun motherboard ada yang dinamakan Southbridge dan Nortbridge.

Nothbridge umumnya terletak dekat dengan processor, fungsinya untuk megatur komunikasi antara CPU, RAM, Kartu Grafis. Southbridge akan menghandle kompunikasi USB, PCI, IO seperti audio, Sata, IDE.

Northbridge – Southbridge

Namun dengan berkembangnya teknologi, keberadaan Southbrige sudah tidak diperlukan lagi. Bahkan nih, AMD memindahkan Controler RAM kedalam processornya sehingga sehingga tidak lagi menggunakan Northbrige untuk berkomunikasi dengan RAM.

Hal ini dapat meningkatkan kinerja sistem secara keseluruhan, dan juga menurunkan cost atau biaya produksi motherboard.

Jadi, beberapa komponen yang ada di motherboard hanyalah Slot Memory, Slot VGA, Slot Sata, Audio saja.

Ada hal yang menarik sekarang, ternyata ada loh motherboard yang memiliki ram yang terintegrasi di dalamnya. Seperti yang terdapat di Motherboard laptop Asus X441n yang kebetulan saya gunakan.

Motherboard nini memiliki Ram yang terpatri kedalam motherboard, jadi dia nggak memiliki slot RAM, sayangnya cara ini membuat penggunanya nggak bisa mengupgrade RAM untuk menyesuaikan kebutuhanya kedepan. Jadi sobat harus pasrah dengan ram bawaan 2 / 4 Gbnya.

Baca Juga :   Hape yang sudah nggak Ghoib, Xiaomi Redmi Note 5

 

 

 

Post Author: ferizkurniawan